Showing posts with label Ebiet G Ade. Show all posts
Showing posts with label Ebiet G Ade. Show all posts

Sunday, June 16, 2013

Cintaku Kandas Di Rerumputan

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Cintaku Kandas Di Rerumputan


Aku mulai resah
Menunggu engkau datang
Berpita jingga sepatu hitam
Kau bawa cinta yang ku pesan

Aku mulai ragu
Dengan keberanianku
Berapa cintaku kau tawarkan 
Berapa banyak yang kau minta

Aku merasa terjebak dalam lingkaran membiusku
Namun dorongan jiwa tak sanggup ku tahan
Iblis manakah yang mersuk aku memilih cara ini
Mungkinkah aku merasa takpunya apa-apa

Dan ketika engkau datang
Aku pejamkan mataku
Samar kudengar suaramu
Lembut memanggil namaku
Seketika sukmaku melambung
Ku putuskan untuk berlari
Menghindarimu sejauh mungkin 
Cintaku kandas di rerumputan 

Aku mulai sadar 
Cintaku tak mungkin ku kejar
Akan kutunggu harus kutunggu
Sampai saatnya giliranku
Dan ketika engkau datang
Aku pejamkan mataku
Samar kudengar suaramu
Lembut memanggil namaku
Seketika sukmaku melambung
Ku putuskan untuk berlari
Menghindarimu sejauh mungkin 
Cintaku kandas direrumputan 

Wednesday, May 1, 2013

Berjalan Di Hutan Cemara

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Berjalan di Hutan Cemara


Berjalan, di hutan cemara
Langkahmu terasa kecil dan lelah
Makin dalam lagi
Ku di telan fatamorgana

Tebing tanah basah
Di pinggir jalan setapak
Seperti garis wajahmu
Teduh dan kasih

Makin dalam lagi
Ku di cekam kerinduan
Kabut putih melintasi jalanku
Jarak pandangku dua langkah ke depan

Ada seberkas cahaya menembus rimbun dedaun
Sanggupkah menerangi jalanku
Dan aku berharap kapankah kiranya
Sampai di puncak sana..

Aku pun bertanya siapa diriku
Aku kan bertanya, siapakah dia
Aku kan bertanya siapa mereka
Aku kan bertanya siapakah kita

Friday, February 22, 2013

Berita Pada Kawan

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Berita Kepada Kawan


Perjalan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk disampingku kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Ditanah kering bebatuan....ho..ho..ho..

Tubuhku terguncang dihempas batu jalanan
Hati tergetar manambah kering rerumputan
Perjalan ini seperti jadi saksi
Gembala kecil menangis sedih, ho..ho..

Kawan coba dengar apa jawabnya
Ketika ia kutanya mengapa?
Ayahnya ibu telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini
Sesampainya dilaut ku kabarkan semuanya
Kepada karang kepada ombak kepada matahari
Tetapi semua diam tetapi semua bisu
Tinggallah kusendiri terpaku menata langit

Barangkali disana ada jawabnya
Mengapa ditanahku terjadi bencana
Itu tanda tuhan murka melihat tingkah kita
Yang slalu salah dan bangga dengan dosa dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat kita
Coba kita tanya pada rumput yang bergoyang
Ooo...ooo...

Kawan coba dengar apa jawabnya
ketika ia kutanya mengapa?
Ayah Ibunya telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya dilaut kukabarkan semuanya
Kepada karang kepada ombak kepada matahari
Tetapi semua diam tetapi semua bisu
Tinggallah ku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali disana ada jawabnya
Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya dilaut kukabarkan semuanya
Kepada karang kepada ombak kepada matahari
Tetapi semua diam tetapi semua bisu
Tinggallah ku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali disana ada jawabnya
Mengapa ditanah ku terjadi bencana
Itu tanda tuhan murka melihat tingkah kita
Yang slalu salah dan bangga dengan dosa dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Ha.....ha.....ho....

Camelia 1

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Camelia 1


Gugusan hari hari
Indah bersamamu Camelia
Bangkitkan kembali
Rinduku mengajakku kesana
Inginku berlari
Mengejar seribu bayangmu Camelia

Tak peduli kau kuterjang
Biar pun harusku tembus padang ilalang

Tiba tiba langkahku terhenti
Sejuta tangan telah menahanku
Ingin kumaki mereka berkata
Tak perlu kau berlari
Mengejar mimpi yang tak pasti

Hari ini juga mimpi
Maka biarkan ia datang
Di hatimu... di hatimu

Thursday, February 21, 2013

Kupu kupu kertas

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Kupu Kupu Kertas


Setiap Waktu engkau tersenyum
Sudut matamu memancarkan rasa
Keresahan yang tersembunyi jauh di lubuk hati
Kata katamu riuh mengalir bagai gerimis

Seperti angin tak pernah diam
Selalu beranjak setiap saat
Menebarkan jala asmara, menaburkan aroma luka
Benih kebencian kau tanam bakar ladang gersang
Entah sampai kapan berhenti menipu diri

Kupu kupu kertas yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna dibias lampu temaram

Membasuh debu yang lekat dalam jiwa
mencuci bersih dari segala kekotoran

Aku menunggu hujan turunlah
Aku mengharap badai datanglah
Gemuruhnya kan melumatkan semua kupu kupu kertas

Kupu kupu kertas yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna di bias lampu temeram
Kupu kupu kertas yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna di bias lampu temaram

Kupu kupu kertas yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna di bias lampu temaram
Kupu kupu kertas yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna di bias lampu temaram

Dosa Siapa

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Dosa Siapa


Kudengar suara jerit tangismu
Sesepi gunung
Kulihat bening bola matamu
Sesejuk gunung

Oh oh engkau anakku
Yang menanggungkan noda
Sedang engkau terlahir
Mestinya sebening kaca
Apa yang dapat kubanggakan
Kata maafku pun belum kau mengerti

Dosa siapa, ini dosa siapa
Salah siapa, ini salah siapa
Mestinya aku tak bertanya lagi

Kudengar ceria suara tawamu
Menikam jantung
Kulihat rona segar dipipimu
Segelap mendung

Oh oh engkau anakku
Yang segera tumbuh dewasa
Dengan selaksa beban
Mestinya sesuci bulan
Apa yang dapat kudambakan
Kata sesalku pun belum kau mengerti

Dosa siapa, ini dosa siapa
Salah siapa, ini salah siapa
Jawabnya ada di relung hati ini

Camelia 2

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Camelia 2


Dia camelia
Puisi dan pelitamu
Kau sejuk seperti titik embun membasahi daun jambu
Dipinggir kali yang bening

Sayap sayapmu kecil lincah berkeping
Seperti burung camar
Terbang mencari tiang sampah
Tempat berpijak kaki dengan pasti
Mengarungi nasibmu
Mengikuti arus air berlari
Dia Camelia

Engkau gadis itu
Yang hadir dalam mimpi mimpi di setiap tidurku
Datang untuk hati yang kering dan sepi
Agar bersemi lagi
Hmmm.... bersemi lagi

Kini datang mengisi hidup
Ulurkan mesra tanganmu
Bergetaran rasa jiwaku
Menerima harum namamu

Camelia oh Camelia
Camelia oh Camelia
Camelia oh Camelia

Ebiet G Ade

Elegi Esok Pagi

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Elegi Esok Pagi


Izinkanlah kukecup keningmu
Bukan hanya ada didalam angan
Esok pagi kau buka jendela
Kan kau dapati seikat kembang merah

Engkau tau aku mulai bosan
Betcumbu dengan bayang bayang
Bantulah aku temukan diri
Menyambut pagi Membuang sepi

IZinkanlah aku kenang sejenak perjalanan
Dan biarlah kumengerti apa yang tersimpan dimatamu
Barang kali ditengah telaga ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini bukan jadi mimpi diatas mimpi

Izinkanlah aku rindu pada hitam rambut
Dan biarkan ku bernyanyi demi hati yang risau ini
Barang kali ditengah telaga ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini bukan jadi mimpi diatas mimpi

Ayah

Lirik Lagu Ebiet G Ade - Ayah


Dimatamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat dikeningmu
Kau nampak tua dan lelah keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah
Mesti nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
kering tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia

Ayah....
Dalam hening sepi kurindu
Untuk...
Menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkus
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia..